Postingan

Wayang Maya

Gambar
BATHARA KALA Diceritakan, pada waktu Dewa Siwa sedang jalan-jalan wisata dengan Dewi Uma di tepi laut, Dewa Siwa melihat betis Dewi Uma karena angin berhembus dan menyingkap kain Sang Dewi. Karena itu Dewa Siwa ingin mengajak Dewi Uma untuk berhubungan badan seketika itu, tetapi Sang Dewi menolaknya karena merasa tidak pantas bagi Dewa-Dewi, hingga air mani sang dewa menetes ke laut.  Akhirnya mereka berdua kembali ke kahyangan dan air mani Dewa Siwa yang menetes ke laut kemudian ditemukan oleh Dewa Brahma dan Wisnu. Benih tersebut kemudian diberi japa mantra. Dari benih seorang Dewa tersebut, lahirlah sosok yang bertumbuh sangat cepat, hingga menjadi rakshasa yang menggeram-geram menanyakan siapa orangtuanya. Atas petunjuk dari Dewa Brahma dan Dewa Wisnu, raksasa itu mengetahui bahwa Dewa Siwa dan Dewi Uma adalah orangtuanya. Sebelum Dewa Siwa mengakui raksasa tersebut sebagai putranya, terlebih dahulu ia harus memotong taringnya yang panjang agar dapat melihat wujud orangtuanya s...

Keagamaan

Gambar
 ASHABUL KAHFI Allah Swt menerangkan dalam Al Quran tentang sekelompok pemuda yang terhimpit diantara masyarakatnya yang mayoritas menyembah selai Allah Swt, sedangkan mereka masih bertahan dengan keimanannya kepada Allah Swt. Maka diantara mereka berkata, sebagaimana Firman Allah Swt : ﴿ وَإِذِ اعْتَزَلْتُمُوهُمْ وَمَا يَعْبُدُونَ إِلَّا اللَّهَ فَأْوُوا إِلَى الْكَهْفِ يَنشُرْ لَكُمْ رَبُّكُم مِّن رَّحْمَتِهِ وَيُهَيِّئْ لَكُم مِّنْ أَمْرِكُم مِّرْفَقًا﴾ [ الكهف: ١٦] "Dan apabila kamu meninggalkan mereka dan apa yang mereka sembah yaitu selain Allah, maka carilah tempat berlindung ke dalam gua itu, niscaya Tuhanmu akan melimpahkan sebagian rahmat-Nya kepadamu dan menyediakan sesuatu yang berguna bagimu dalam urusan kamu". [Al Kahfi 16] Maka masuklah sekelompok pemuda itu kedalam Goa dan Memohon kepada Allah Swt sebagaimana dalam Firman Allah Swt : رَبَّنَا اَتِنَا مِنْ لَدُنكَ رَحمَةً وَهَيِّئ لَنا مِن اَمرِنا رَشَدًا "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami da...

Wayang Maya

Gambar
  Prabu Bolodewo ratu Manduro terkenal kadikdayaannya, hingga tidak ada yang berani mengusiknya, namun sampai detik itu belum ada yang pernah membuktikan atau sekedar menyaksikan kepiawaiannya beradusakti. Namun suatu waktu ada yang iseng ingin mengukur kemampuan Manduro khususnya Prabu Bolodewo yaitu Bagindo Yakso. Mendengar rumor itu Prabu Bolodewo gundah hingga mengadu ke saudara mudanya Prabu Kresna di kerajaan Dworowati. Menanyakan soal bagaimana bila benar Bagindo Yakso menyerang. Saat pisowanan mengadu datanglah ular siluman di balai Dworowati yang diketahui oleh Prabu Krisna kalau itu Teliksandi Bagindo Yakso, maka paniklah Prabu Bolodewo, karena curhatnya diketahui lawan, hingga Prabu Bolodewo emosi sampai hilang wibawa dan kesatrianya. Maka setelah ular siluman dapat diusirnya, Prabu Bolodewo disuruh pulang ke Manduro oleh Prabu Kresna sambil diberi pesan:  "Jangan kau lawan musuhmu demi mempertahankan kekuasaan, namun lawanlah karena demi menolak kemungkaran untuk m...

Wayang Maya

Gambar
 ABIMANYU PINAYUNGAN Kerajaan Astinapura adalah kerajaan yang besar nan makmur, yang dipimpin oleh Prabu Duryudana, Astinapura memiliki negara-negara kecil yang tidak lain adalah kerabat keluarga besarnya sendiri. Diantaranya adalah Amarta, kerajaan yang diwariskan leluhurnya untuk para keponakan sang Duryudana yaitu keluarga Pandawa.  Suatu hari hilanglah pusaka utama Raja Amarta yang bernama Puntadewa sebagai putra tertua keluarga Pandawa, yaitu Jamus Kalimasada. Jamus Kalimasada merupakan pusaka yang tidak berbentuk senjata, namun secarik manuskrip yang berkhasiat sebagai pengayom kerajaan untuk memakmurkan, mensejahterakan dan menyatukan wilayahnya. Pusaka ini bisa berubah menjadi apa saja menurut keinginan pemiliknya, dari itulah pusaka Jamus Kalimasada sangat dibutuhkan setiap negara, dan mengancam lawannya.  Menurut Patih dari Astinapura yaitu Sangkuni yang mencuri Jamus Kalimasada adalah Abimanyu, keponakan dari Puntadewa, Maka marahlah Duryudana sampai bermaksud ...

Keagamaan

Gambar
As-sunah Kaum muslimin telah bersepakat untuk menjadikan As Sunnah sebagai sumber syariat Islam yang kedua setelah Al Qur'an. Secara harfiah As Sunnah merupakan kosa kata kuno bahasa Arab yang bermakna jalan yang menjadi kebiasaan, kebaikan ataupun keburukan. Dalam terminologi syariat, As Sunnah adalah jalan yang menjadi kebiasaan dalam melaksanakan ajaran Agama, yang sesuai dengan tuntunan Al Qur'an. Pengertian ini pernah digunakan oleh Rasulullah Saw dalam haditsnya. Antonim dari As Sunnah dengan definisi ini adalah Bid'ah, yaitu menjalankan Agama dengan tidak mengikuti tuntunan Allah dalam Al Qur'an dan teladan Rasulullah. Inilah definisi As Sunnah menurut Ushul fiqh yang berbeda dengan hukum Sunnah menurut Fiqh yang merupakan antonim dari hukum Wajib. Dari definisi diatas terdapat tiga fokus pembahasan As Sunnah, Pertama, Sunnah Qouliyyah yang berarti perkataan-perkataan Rasulullah, seperti hadits "Segala amal perbuatan harus disertai dengan ni...

Keagamaan

Gambar
Al Qur'an Dalam perujukan dan penetapan hukum Islam, Al Qur'an merupakan dalil yang pertama dan utama, Al Qur'an merupakan pokok agama, dasar aqidah, sumber syariat dan petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa, sesuai dengan firman Allah Swt dalam surah Al Maidah ayat 49 dan Al Baqarah ayat 2.  Al Qur'an atau Al Kitab adalah, Kalam Allah berbahasa Arab, sebagai mu'jizat yang diturunkan kepada RasulNya Muhammad Saw. melalui perantara malaikat Jibril yang tertulis di lembaran-lembaran yang teriwayatkan kepada umat secara mutawatir dan membacanya mengandung ibadah. Menurut mayoritas ulama Ushul fiqh, diantara yang dianggap mutawatir adalah ragam bacaan yang diriwayatkan oleh tujuh imam, atau dikenal dengan 'qiroah sab'ah' yaitu Imam Abu Amr, Imam Nafi', Imam Ashim, Imam Hamzah, Imam Kisa'i, Imam Ibnu Katsir, dan Imam Amir. Secara garis besar, hukum-hukum yang terkandung dalam Al Qur'an dapat dikelompokkan dalam tiga hal. Pertama...

Keagamaan

Gambar
Sumber Hukum Islam Dalam pembahasan Agama Islam, kita tidak bisa lepas dari Fiqh, Ushul fiqh dan sumber-sumber pengambilan hukum atau yang dikenal dengan Mashadirus syariat atau Ushulul ahkam atau adillatul ahkam. Mashadirus syariat (Sumber Hukum) dalam Islam adalah sumber-sumber hukum yang ditetapkan oleh Allah SWT untuk dapat diketahui perintah-perintah dan larangan-laranganNya. Dalam bahasa lain Dr Wahbah Az Zuhayli mendefinisikan bahwa Mashadirus syariat adalah dalil-dalil syariat yang darinya hukum-hukum syariat digali. Sumber-sumber hukum dalam Islam telah di sepakati para ulama, pada dasarnya terkonsentrasi pada sumber Hukum dogmatis (Naqliyah), yakni Al-Qur'an dan As Sunnah, karena sumber-sumber hukum tidaklah ditetapkan keabsahannya melalui potensi akal, namun bergantung pada adanya legimitasi dari Al Qur'an dan As Sunnah, dari itulah Al Qur'an dan As Sunnah adalah dalil primer dalam perujukan hukum-hukum syariat. Dalam perujukan hukum-...